Tari Saman Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia
Selain merasa gembira karena Indonesia mampu berjaya dalam ajang SEA
GAMES XXVI, masyarakat Indonesia kini patut berbangga karena tari Saman
yang merupakan khas Aceh akhirnya akan diakui sebagai warisan dunia oleh
Badan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB
(UNESCO).
Kabar bahagia tersebut disampaikan oleh Ibrahim Saleh, salah seorang juru bicara dari organisasi tari Saman Gayo Lues.
Menurut Ibrahim, pengukuhan tari Saman yang berasal dari Gayo Lues ini akan diadakan pada 24 November mendatang dengan mengambil tempat di Bali.
Ibrahim melanjutkan bahwa pengajuan tari Saman untuk memperoleh sertifikat warisan dunia ini dilalui dengan proses yang cukup panjang. Komite yang menjadi perwakilan UNESCO telah melakukan proses pemeriksaan ke Gayo Lues untuk menilai perihan keberadaan tarian Saman di sana.
Untuk itu, keberhasilan ini dianggap sebagai hal yang patut disyukuri, terutama bagi masyarakat Gayo Lues khususnya, serta masyarakat Indonesia pada umumnya. Apalagi jika mengaca pada pengalaman terdahulu dimana beberapa kebudayaan Indonesia sempat hendak 'diakui' oleh negara tetangga Malaysia.
Masih menurut Ibrahim, nantinya pejabat pemerintah Gayo Lues, seperti Bupati H.
Kabar bahagia tersebut disampaikan oleh Ibrahim Saleh, salah seorang juru bicara dari organisasi tari Saman Gayo Lues.
Menurut Ibrahim, pengukuhan tari Saman yang berasal dari Gayo Lues ini akan diadakan pada 24 November mendatang dengan mengambil tempat di Bali.
Ibrahim melanjutkan bahwa pengajuan tari Saman untuk memperoleh sertifikat warisan dunia ini dilalui dengan proses yang cukup panjang. Komite yang menjadi perwakilan UNESCO telah melakukan proses pemeriksaan ke Gayo Lues untuk menilai perihan keberadaan tarian Saman di sana.
Untuk itu, keberhasilan ini dianggap sebagai hal yang patut disyukuri, terutama bagi masyarakat Gayo Lues khususnya, serta masyarakat Indonesia pada umumnya. Apalagi jika mengaca pada pengalaman terdahulu dimana beberapa kebudayaan Indonesia sempat hendak 'diakui' oleh negara tetangga Malaysia.
Masih menurut Ibrahim, nantinya pejabat pemerintah Gayo Lues, seperti Bupati H.























